"Bersama terbenamnya matahari senja ini,
katakanlah Aamiin atau setidaknya Like,
jika doa ini adalah doa Anda juga …
Tuhan, aku akan menjadi pribadi baik yang lebih tahan banting.
Aku akan mengatasi rasa malasku, tak menuruti keinginanku untuk menunda, tersenyum mengabaikan cemooh orang lain, dan bersabar menghadapi kesalahan dan kegagalan.
Tuhan, indahkanlah kehidupan akademisku dan cemerlangkanlah kehidupan profesionalku.
Mohon sukseskanlah aku di masa depan yang tidak jauh, agar segera aku mampu membahagiakan dan memuliakan Ibu dan Ayahku dengan keberhasilan hidupku.
Aamiin"
katakanlah Aamiin atau setidaknya Like,
jika doa ini adalah doa Anda juga …
Tuhan, aku akan menjadi pribadi baik yang lebih tahan banting.
Aku akan mengatasi rasa malasku, tak menuruti keinginanku untuk menunda, tersenyum mengabaikan cemooh orang lain, dan bersabar menghadapi kesalahan dan kegagalan.
Tuhan, indahkanlah kehidupan akademisku dan cemerlangkanlah kehidupan profesionalku.
Mohon sukseskanlah aku di masa depan yang tidak jauh, agar segera aku mampu membahagiakan dan memuliakan Ibu dan Ayahku dengan keberhasilan hidupku.
Aamiin"
— Mario Teguh
"Indahkanlah kecintaan Anda kepada keluarga,
karena cara terdekat untuk memperbaiki rezeki
adalah meningkatkan kualitas kasih sayang di dalam keluarga."
karena cara terdekat untuk memperbaiki rezeki
adalah meningkatkan kualitas kasih sayang di dalam keluarga."
— Mario Teguh
"Jika Anda ingin berbahagia, berhentilah mencoba menjadi sempurna.
Anda tetap bisa menjadi yang terbaik, tanpa menjadi sempurna."
Anda tetap bisa menjadi yang terbaik, tanpa menjadi sempurna."
— Mario Teguh
"Lebihkanlah upayamu
di atas yang kau terima sebagai imbalan,
lalu perhatikan bagaimana kehidupan ini
memanjakanmu dengan kebaikan
yang tak pernah kau bayangkan."
di atas yang kau terima sebagai imbalan,
lalu perhatikan bagaimana kehidupan ini
memanjakanmu dengan kebaikan
yang tak pernah kau bayangkan."
— Mario Teguh
"Hidup ini bukan lari cepat 100 meter. Hidup ini marathon sepanjang puluhan tahun.
Kalah hari ini, bukan masalah besar.
Semua kehidupan yang besar dan hebat dibangun dengan kebaikan dan kesabaran jangka panjang, bukan tergesa adu cepat untuk jangka-jangka yang pendek.
Tuhan memerintahkan kita untuk memperhatikan akhirnya.
Apa pun kualitas dari awal Anda, yang penting adalah keindahan dari penyelesaian Anda."
Kalah hari ini, bukan masalah besar.
Semua kehidupan yang besar dan hebat dibangun dengan kebaikan dan kesabaran jangka panjang, bukan tergesa adu cepat untuk jangka-jangka yang pendek.
Tuhan memerintahkan kita untuk memperhatikan akhirnya.
Apa pun kualitas dari awal Anda, yang penting adalah keindahan dari penyelesaian Anda."
— Mario Teguh
"Mohon ijin repost dari status terdahulu:
Seorang anak muda duduk di masjid menunggu khotbah Jumat, melihat dengan tidak begitu ramah kepada kotak sumbangan yang di dorong ke arahnya.
Dia membuka dompetnya dan memilih-milih uang yang terkecil untuk sumbangan.
Dengan berat hati dia memasukkan uang lembaran Rp. 1,000.- ke kotak amal.
Sebelum dia mendorong kotak itu ke sebelah, seorang bapak tua di belakang menepuk pundaknya, dan memberikan dua lembar uang Rp. 100,000.-an.
Dia tertegun heran, tapi segera memasukkan dua lembar uang tersebut ke kotak amal, dan mendorongnya ke jemaah berikutnya.
Dia menoleh ke bapak tua tersebut dan berkata: “Kebanyakan atuh Pak? Seribu aja udah cukup. Sayang khan?”
Sang bapak tua tersenyum dan menggeleng ramah, dan mengatakan: “Bukan gitu dik, itu tadi uang adik yang jatuh dari dompet.”"
Seorang anak muda duduk di masjid menunggu khotbah Jumat, melihat dengan tidak begitu ramah kepada kotak sumbangan yang di dorong ke arahnya.
Dia membuka dompetnya dan memilih-milih uang yang terkecil untuk sumbangan.
Dengan berat hati dia memasukkan uang lembaran Rp. 1,000.- ke kotak amal.
Sebelum dia mendorong kotak itu ke sebelah, seorang bapak tua di belakang menepuk pundaknya, dan memberikan dua lembar uang Rp. 100,000.-an.
Dia tertegun heran, tapi segera memasukkan dua lembar uang tersebut ke kotak amal, dan mendorongnya ke jemaah berikutnya.
Dia menoleh ke bapak tua tersebut dan berkata: “Kebanyakan atuh Pak? Seribu aja udah cukup. Sayang khan?”
Sang bapak tua tersenyum dan menggeleng ramah, dan mengatakan: “Bukan gitu dik, itu tadi uang adik yang jatuh dari dompet.”"
— Mario Teguh
"Ada perbedaan yang cukup besar antara bersabar untuk sesuatu yang baik, dan kebodohan dalam mempertahankan sesuatu yang buruk.
Sesungguhnya Anda sudah tahu."
Sesungguhnya Anda sudah tahu."
— Mario Teguh
"Utamakanlah keluarga.
Ingatlah, saat semuanya runtuh dan gagal, keluarga adalah tempatmu kembali."
Ingatlah, saat semuanya runtuh dan gagal, keluarga adalah tempatmu kembali."
— Mario Teguh












